UPAYA PENINGKATAN KESEHATAN LANJUT USIA DENGAN KEGIATAN OLAH RAGA PADA LANSIA DI DESA SELOKATON KECAMATAN GONDANGREJO KABUPATEN KARANGANYAR
Saelan, S.Kep.Ns.,M.Kep1
Septiana ,Novia,Nur,Kholis,Oulyvia,Rara, Rika,Riska,Rizky,Sari Malak2
1Dosen STIKes Kusuma Husada Surakarta
2Mahasiswa STIKes Kusuma Husada Surakarta
Departemen Ilmu Keperawatan Email: saelanelan@gmail.com
Latar Belakang: Hampir 90% penderita serangan jantung, sebelumnya hidup tanpa berolahrga. Penderita Penyakit Jantung Koroner (PJK) yang kemudian kembali aktif bekerja, dan dengan mengikuti program olahraga teratur dan aman sesuai dengan kemampuannya, terbukti lebih sehat daripada yang tidak aktif ( Jurnal RS Jantung harapan Kita, 2011). Gaya hidup individu terkadang tidak menghiraukan efek negatifnya terhadap kesehatan bahkan sampai tidak mengenal apa itu olahraga.
Tujuan dari pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk peningkatan pengetahuan warga tentang meningkatkan pengetahuan, sikap dan ketrampilan dalam memperbaiki dan mempertahankan status kesehatan lansia, meningkatakan kesehatan jantung bagi lansia, mengurangi resiko penyakit jantung pada lansia pada bulan November 2017 – Februari 2018 selama 50 jam dengan memberikan penyuluhan melalui ceramah, diskusi dan tanya jawab. Target pengabdian masyarakat ini adalah Lansia dan jamaah masjid Dusun Ngegot.
Hasil pengabdian masyarakat ini menunjukkan dari 26 warga, kegiatan tersebut mendapatkan respon yang baik oleh warga. Warga menjadi lebih mengetahui tentang pentingnya olah raga bagi kesehatan. Hal ini dapat diketahui dari hasil pre test dan post test, dimana sebelum dilakukan penyuluhan tentang pentingnya olah raga bagi kesehatan, warga belum mengetahui mengenai apa yang dimaksud dengan manfaat olah raga.setelah dilakukan penyuluhan tentang pentingnya olah raga bagi kesehatan jantung pada khususnya, warga menjadi lebih tahu tentang konsep kesehatan jantung dengan olah raga ditunjukkan dari hasil post test skor yang diperoleh rata-rata 92%.
Monitoring dan evalasi berupa kunjungan rumah pada tanggal 1 -2 Februari 2018 pada keluarga yang mempunyai gangguan penyakit jantung setelah kegiatan penyuluhan. Didalam proses monitoring kunjungan rumah maka koordinator beserta tim anggota yang akan mendatangi rumah warga untuk mengevaluasi tingkat pengetahuan dan perilaku lansia khususnya kegiatan olah raga seperti jalan kaki, sepeda santai, dan lain- lain.
