UPAYA PENINGKATAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF MELALUI PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG ASI EKSKLUSIF DAN MANAJEMEN MENYUSUI UNTUK IBU BEKERJA DI DUSUN NGAGLIK DESA SELOKATON
Martina Ekacahyaningtyas
STIKes Kusuma Husada Surakarta
mekacahyaningtyas@gmail.com
Air Susu Ibu (ASI) sangat diperlukan karena merupakan nutrisi penting untuk bayi karena mempunyai komposisi yang seimbang dan sesuai dengan kebutuhan bayi. Cakupan pemberian ASI eksklusif pada bayi usia 0-6 bulan masih belum sesuai target pemerintah. Menurut Profil kesehatan Indonesia tahun 2016, persentase bayi 0-5 bulan yang masih mendapat ASI eksklusif sebesar 54,0%, sedangkan bayi yang telah mendapatkan ASI eksklusif sampai usia enam bulan adalah sebesar 29,5%. Salah satu faktor yang mempengaruhi proses menyusui adalah pengetahuan, sikap dan keterampilan ibu. Menurut penelitian Soomro, JA, (2015), seorang wanita yang kembali bekerja seringkali tidak mempunyai pengetahuan yang cukup tentang bagaimana cara manajemen menyusui eksklusif untuk ibu yang bekerja termasuk bagaimana cara memerah dan menyimpan ASI. Sehingga hal tersebut dapat menyebabkan lebih cepat berhentinya menyusui eksklusif pada ibu yang bekerja. Studi pendahuluan di desa Selokaton studi pendahuluan di Dusun Ngaglik, Desa Selokaton banyak ibu yang bekerja dan kebanyakan dari mereka tidak memberikan ASI eksklusif karena kurangnya pengetahuan. Oleh karena itu penting dilakukan penyuluhan kesehatan tentang manajemen ASI eksklusif untuk ibu bekerja. Setelah mendapatkan penyuluhan diharapkan dapat meningkatan pemberian ASI eksklusif pada ibu bekerja Dusun Ngaglik, Desa Selokaton. Metode pelaksanaan dengan ceramah, tanya jawab dan demonstrasi cara menyusui dan memerah ASI dengan benar. Berdasarkan pre test sejumlah 70 % peserta belum mengetahui tentang manajemen menyusui untuk ibu bekerja. Setelah diberikan penyuluhan kesehatan didapatkan hasil 90% peserta sudah memahami dan dapat menjelaskan kembali tentang materi yang sudah disampaikan. Simpulan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah peningkatan cakupan ASI eksklusif pada ibu bekerja dapat dilakukan dengan pemberian penyuluhan kesehatan tentang ASI eksklusif dan manajemen menyusui untuk ibu bekerja meliputi teknik menyusui dan cara memerah ASI.
