TRAUMA HEALING DAN TERAPI KOMPLEMENTER PASCA BANJIR DI GIRIKIKIS, WONOGIRI
Galih Setia Adi
STIKes Kusuma Husada Surakarta
galihkh88@gmail.com
Benjana alam yang terjadi di indonesia tahun 2017 merupakan bencana yang besar menimpa indonesia. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa ada kejadian 2.175 kejadian bencana di Indonesia sejak awal tahun – 4 desember 2017, dan 95 % kejadian bencana adalah bencana hidrometeorologi. Jawa Tengah termasuk wilayah yang terkena dampak nya salah satunya adalah di desa Girikikis, kecamatan Giriwoyo kabupaten Wonogiri. Paska bencana sering memberikan dampak psikologi dan gangguan fisik. Intervensi yang dilakukan dalam penanganan penyakit pasca bencana salah satunya adalah dengan keperawatan komplementer. Adapun hasil yang pengabdian masyarakat dengan terapi acupresure dan terapi bekam menunjukan hasil yang baik, tekanan darah para korban pasca bencana menjadi stabil. Penelitian yang dilakukan oleh Majid dan Rini (2016) bahwa terdapat perbedaan tekanan darah pada lansia setelah di berikan terapi accupresure. Hasil pengabdian masyarakat terapi bekam terhadap nyeri juga mendapatkan hasil yang baik, hal tersebut sesuai dengan penelitian Dodik (2012) yang menyatakan bahwa terdapat pengaruh terapi bekam terhadap skala nyeri. Simpulan dari pengabdian masyarakat ini adalah keperawatan komplementer dapat di gunakan dalam intervensi pada korban pasca bencana khususnya terapi accupresure dan terapi bekam untuk mengatasi nyeri dan hipertensi serta trauma healing dengan Art therapy untuk mengatasi gangguan psikologi.
